Miliarder yang Cum Laude Molimo

Menjadi kaya raya adalah pekerjaan mudah bagi Julianto Eka Putra. Padahal, dia bukan anak orang kaya dan pasti tidak memelihara tuyul, bahkan seluruh masa remajanya diisi dengan hura-hura. Kiat dia sangat sederhana, bahkan terdengar klise, punya mimpi dan bekerja sangat keras untuk mewujudkannya.

Kini, sebelum usia 40 tahun, Ko Jul sukses menjadikan dirinya salah seorang miliarder muda Indonesia. ’’AKU doyan duit,’’ ujar Ko Jul terang- terangan dengan dialek Suroboyoan saat ditemui di rumahnya yang bak istana kaca menghadap padang golf Citraland Surabaya awal bulan lalu.

Menurut dia, sifat doyan duit tersebut ins ting yang dia punyai sejak kelas IV SD. Sebab, saat itu dia jualan kelereng karena merasa uang sa ku yang diberikan kedua orang tua ku rang untuk mencukupi kebutuhan ja jan. Pria yang suka menghabiskan uang untuk melengkapi koleksi perpustakaan pribadinya itu memang dididik mandiri sejak kecil oleh pasangan Tonny Singgih Utama dan Yenny Sindawati. Ko Jul sejak bocah diminta ikut membantu jualan di stan milik orang tuanya di Pasar Turi. Dengan menjadi corong promosi, dia menarik perhatian calon pembeli. ’’Dulu sering dijiwit (cubit, Red) sampai biru kalau tidak mau teriak-teriak untuk narik orang datang ke toko,’’ kenangnya.